
21 Januari 2026 17:42:16

Dana Pensiun PLN menerima kunjungan tim dari Dana Pensiun Jasaraharja dalam rangka pelaksanaan studi perbandingan ( Rabu 21/01/2026)
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pengelolaan dana pensiun, meningkatkan kinerja institusi, serta memperluas pengetahuan melalui pertukaran praktik terbaik antar lembaga dana pensiun.
Dana Pensiun Jasaraharja, yang bertanggung jawab atas pengelolaan program pensiun bagi karyawan PT Jasaraharja, melakukan studi perbandingan ini untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai penerapan tata kelola, strategi investasi, serta sistem pendukung yang diterapkan oleh Dana Pensiun PLN. Sementara itu, Dana Pensiun PLN yang mengelola dana pensiun bagi pegawai dan pensiunan PLN Group menyambut kegiatan ini sebagai momentum strategis untuk saling belajar dan berbagi pengalaman dalam pengelolaan dana pensiun yang berkelanjutan, turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur PT Jasaraharja Bapak Bambang Panular beserta jajarannya, dan diterima langsung oleh Direktur Kepesertaan dan Keuangan Ibu Noesita Indriani beserta Kepala Divisi dan Kepala Satuan terkait.
Kegiatan studi perbandingan ini menjadi forum penting untuk membahas dan bertukar informasi terkait berbagai aspek pengelolaan dana pensiun, antara lain penerapan tata kelola yang baik (good pension fund governance), manajemen risiko, kebijakan dan kinerja investasi, pelayanan kepada peserta dan penerima manfaat, serta pemanfaatan sistem dan teknologi informasi sebagai pendukung operasional. Seluruh rangkaian diskusi berlangsung secara konstruktif, terbuka, dan dilandasi semangat kerja sama.
Melalui kegiatan ini, Dana Pensiun PLN berharap hubungan kelembagaan antar dana pensiun di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dapat semakin erat, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pengelolaan dana pensiun yang profesional, transparan, dan akuntabel. Studi perbandingan ini juga mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga kepercayaan peserta serta memastikan keberlanjutan manfaat jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
1
2
3
4
5
6
7